Monday, March 08, 2010

Antara Dosen, Teknopreneur dan Aktuaris

Gua rasanya gonta-ganti keinginan. Lumrah sih lumrah. Tapi nggak realistis kayaknya. Awalnya dosen. Gua sejak masuk ITB ini diarahkan sepupu dan bapak gua tuk jadi seorang profesional abiz. Ya jadi matematikawan ato ahli IT gitu.

Satu semester pun gua jalani dengan tidak mulus. IP-gua hanya segitu. Cukup rendah cuma 3.00. gua serasa jauh banget ama temen2 gua yang kebanyakan ber-IP 3.5 keatas. Kalo dosen IP-nya segitu bisakah ?. pertanyaan pesimis gua datang.

Ada banyak seminar tentang Enterpreneur. Rasanya enak banget jadi orang kaya dan pekerja keras . Gua pun kepingin selulus ITB buat perusahaan. Gua juga sempat berbincang2 dengan sebagian teman gua. Pikiran ini muncul juga karena keinginan gua membantu anak2 yang kurang mampu tapi cerdas di daerah gua di Lamongan untuk bisa sekolah di ITB, UI dan UGM. Gua ingin membantu memajukan daerah gua. Pikiran mulia gua muncul.

Ketiga, kali ini gua ingin sebagai seorang pejabat fungsional disebuah perusahaan asuransi terkenal. Ya tul gua ingin jadi seorang aktuaris yang katanya gajinya minimal seratus juta sebulan. Gua teringat dengan seminar Matematika dulu. Katanya aktuaris di Indonesia Cuma dikit banget. Jadinya peluangnya cukup banyak tapi juga susah karena butuhin kemampuan yang maha hebat.

Terakhir, Gua berkesimpulan. Kalo ketiganya gua bisa jadikan profesi gua besuk tidaklah mustahil. Namun perjuangan berat harus gua tempuh mulai dari sekarang. Tidaklah terlambat!!!

0 komentar: