Thursday, May 20, 2010

Berbagi Bersama Mereka

Agenda Sore ini adalah mengunjungi panti asuhan WYATA GUNA Bandung. Lokasinya dekat dengan GOR Padjajaran kalo gak salah. Sesampai dilokasi ternyata hujan deras. Biarpun seperti itu rasanya semangat ini nggak goyah. Teman-teman Milis tetap menujukkan semangat yang tinggi untuk berbagi dengan sesama.


Setelah sholat Ashar jamaah dan setelah kumpul dengan pimpinan panti, teman-teman Milis dan juga saya langsung menuju lokasi tepatnya disalah satu kamar panti ini. Disini sudah stanby sekitar 14 orang anak panti. Mereka semua tuna netra. saya langsung aja masuk dan mencoba bercakap-cakap sama pengurus panti ini. Nggak lama kemudian, agenda dimulai. saya mencoba berkomunikasi dengan mereka dan juga ambil foto dengan mereka. Serasa nikmat banget dekat dengan mereka, biarpun dengan seorang yang secara fisik tidaklah sempurna.


Coba saya ingat kembali nama-nama mereka. Teguh, Dian, Dea, Toha, dan lain-lain lah saya lupa. Yang berkesan pertama bagi saya adalah bertemu dengan musiker Teguh. Dia katanya jago banget main gitar biarpun gak bisa nyanyi. Terus si Dian, dia jago matematika dan di game yang dipimpin Tomi ia menang dengan mengingat 15 nama anak-anak Milis termasuk saya. Si Dian ini juga sempat main2 dengan HP-ku. Dia mencatatkan nama Dea didaftar nomor di HP-ku. Dia juga mencoba misscall si Dea yang orangnya pendiam banget.


Acara ditutup dengan saling ngobrol secara dekat dengan mereka termasuk para akhwat. Saya sekedar menjadi fotografer dan kadang2 minta ambilin foto.
Jam setengah 6 ada janji ama kak Riyan di restaurant STEAK n SEAK dekat Annex. saya agak terburu-buru jadinya. Saya ama Pandu, Haris dan Mandela segera cabut dan tidak ikut kumpul terakhir ama Tomi dkk. Saya naik angkot menuju Sedangserang menuju sana.
On time sampai di lokasi. Segera setelah itu masuk ruangan dan tak lama kemudian buka puasa. AM yang dateng yakni saya, haris, Pandu, Mandela, Aldy dan juga Setyo tapi dia baru dateng abis maghrib. teman-teman dan saya ditraktir minum ama Kak Riyan. Saya pesan jus apel seharga Rp. 4500,00. Baru abis sholat maghrib dilanjutkan makan steak. saya pesen apa gitu lupa namanya. Harganya sepuluh ribu. Plus nasi jadinya 12 ribu. mahal ya...


Ending acara ini ditutup dengan tausiyah dari Kak Riyan dan juga sharing oleh teman-teman. Masih ujan, saya nunggu terang ama Mandela, namun masih juga basah baju karena harus melawat hujan rintik-rintik dengan tanpa menggunakan payung atau jas hujan...
Tetap semangat, Allahu Akbar !!!  

4 komentar:

Uruqul Nadhif Dzakiy said...

Super sekali mereka. Ane masih teringat banget ama si Dian dan si Teguh...

putrisangpejuang said...

wah, asik banget nih kyanya.. sayang sy ga ikut.. T.T

Ded said...

Kegiatan yang sangat berguna untuk mendekatkan diri dan mensyukuri nikmatNya...........

Uruqul Nadhif Dzakiy said...

@Ded; mas, boleh kenalan. Ini siapa ya..? Thanks komenx