Saturday, May 22, 2010

Tes Tahap III PPSDMS Nurul Fikri

Cuaca cerah siang ini, sehabis Dzuhur pas saya bergegas ke Sabuga tepatnya di Ruang PMO Lt 3. Jadwalnya on time jam 12.00 WIB tapi molor sampai jam satu. Dari meja registrasi saya ambil nomor undian dan dapet nomer istimewa 7. Ni serasa kayak Cristiano Ronaldo atau David Beckham pas di klub Manchester United. Hehe..


Saya dapet ruang IV. Selokasi ama temen mata Halim FTTM 2009. Kuota ruang ini sebenarnya sekitar 15 orang peserta. Berhubung dua orang tidak hadir, jadinya cuma 13 orang peserta. Setelah instruksi dari panitia, peserta diberi waktu sekitar 20 menit membuat rancangan presentasi dikertas buram seukuran 1,5 x 1 meter. Sebelumnya ambil Tema yang terbungkus dikertas yang dimasukin sedotan kecil. Persis kayak arisan. Hehe..


Waktu 20 menit habis. peserta satu demi satu maju. Peserta yang maju diberi kesempatan 15 menit untuk presentasi sekaligus tanya jawab. Satu demi satu peserta maju. Hebat-hebat ternyata anak yang maju. menurut penilaian sepihak saya, anak ITB lah yang unggul dibanding anak Unpad pas presentasi. Alur dan rancangan sistematis presentasi menambah daya tarik tersendiri bagi saya. Peserta yang tidak presentasi ternyata tidak tinggal diam. Mereka juga berpartisipasi aktif untuk bertanya karena ini masuk penilaian. Saya juga mencoba bertanya biarpun pertanyaan saya tidak berbobot.


jam 15.00 WIB tiba giliran saya maju. Saya dapat tema "Menggapai Pendidikan Nasional menjadi Milik Rakyat Indonesia". Saya maju dengan rasa kantuk. Saya tidaklah gerogi sedikitpun, namun keterbatasan materilah yang membuat presentasi saya kurang menggigit. Saya mungkin terburuk diantara anak ITB lain yang presentasi diruangan ini.


Tiba di waktu-waktu terakhir, suasana memamanas setelah anak Sipil 2008 Mas Amin anak Kediri membawakan presentasi dengan tema kurang lebih tentang "anarkisme dan Sosialisme". Dia membawakan dengan gaya beda bak Mario Teguh. "Super Sekali", gemuruh saya.
Tes ini berakhir jam 17.00 WIB. Di meja registrasi sudah ada makan sore. Saya pun makan dulu dengan anak-anak ITB lain. Ada anak Unpad juga sih tapi cuma seorang. Namanya Pandanaran. Berkat karena makan bersama ini, saya jadi kenal ama anak Oseanografi ITB 2008 dari SMA 1 Yogyakarta. Saya sempat ngobrol ama dia. Disamping juga ama Halim dan Mas Amin.


Cuaca mendung, mengawal saya pas pulang ke kontrakan.

0 komentar: