Tuesday, April 12, 2011

Kisah Louis, Penguin Inspirator Perubahan

Judul                     : Our Iceberg Is Melting
Penulis                  : John Kotter dan Holger Rathgeber
Tebal                     : 165 halaman
Penerbit                 : Elex Media Komputindo


Penguin hidup berkoloni. Di koloni tersebut ada seekor penguin yang suka menyendiri. Namanya Fred. Ia sesosok penguin muda dan brilian. Di saat kesendiriannya, ia berfikir akan kondisi habitatnya yang akan mencair. Kebanyakan dari para koloni ini tidak percaya akan pikiran Fred, namun Alice sang penguin cerdik meyakinkannya dan keduanya tergerak mengadakan observasi dan riset sederhana.

Hasil risetnya ia publikasikan pada koloni tersebut namun ia banyak mendapat cemoohan dan makian. Disaat keadaan genting demikian, Louis sang kepala penguin bersikap bijak. Ia merekrut sebuah tim yang terdiri dari enam penguin cerdik termasuk dia, Alice dan Fred. Keenam penguin cerdik ini membawa satu misi yakni penguin yang hidup berkoloni ini harus segera pindah karena habitat yang mereka diami akan segera mencair. Mereka belajar dari burung camar yang menerapkan prinsip intai sebagai pencarian habitat yang layak.

Usaha tim ini mendapat perlawanan kuat oleh penguin perusak NoNo. Ia tidak pernah percaya akan ide cemerlang dari tim ini. Bahkan ia berusaha meyakinkan rakyat penguin tuk tetap diam di habitat semula. Namun usahanya perlahan sia-sia. Louis dengan kemampuan leadership-nya mampu menggerakkan rakyat penguin untuk pindah di habitat yang jauh lebih baik.

Buku ini mengisahkan seorang penguin perubahan Louis yang sangat visioner. Ia mampu menggerakkan rakyat penguin dari semula enggan menjadi bersemangat tuk berubah. Berubah dari zona aman (safe zone) menuju zona yang sangat berbeda. Disinilah letak sesungguhnya seorang leader perubahan yang patut kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ada delapan langkah perubahan yang berhasil menurut penulis John Kotter. Pertama, ciptakan perasaan mendesak. Kedua, tetapkan tim pemandu bersama-sama. Ketiga, kembangkan visi dan strategi perubahan. Keempat, komunikasikan untuk mecapai pemahaman. Kelima, berikan wewenang orang lain untuk bertindak. Keenam, hasilkan kemenangan jangka pendek. Ketujuh, jangan mudah berhenti. Kedelapan, ciptakan budaya baru.

Buku ini disajikan dalam nuansa cerita layaknya sebuah dongeng. Buku ini layak diberikan disegala usia dengan disesuaikan dengan pembawaan yang pas. Namun, gaya bahasa buku ini tidak seenak dibaca layaknya novel-novel karya bahasa Indonesia asli. Hal ini dikarenakan buku ini merupakan hasil terjemahan dari bahasa asli bahasa Inggris.

Terakhir, saya sarankan buku ini untuk dibaca bagi kamu semua yang menginginkan perubahan. Selamat membaca !.


0 komentar: