Tuesday, August 02, 2011

Melejit di Luar Dugaan


Melihat performa saya yang masih aja biasa-biasa saja di sisa hidupku di ITB yang tinggal dua tahun insyaAllah, aku harus melakukan gebrakan yang tak terduga dan berbeda dengan mahasiswa kebanyakan. Aku harus bisa melakukan lompatan yang tinggi dan pantang putus asa. Aku harus membuang jauh-jauh berbagai persepsi negative bahwa aku tidak mampu fokus banyak. Karena nilaiku jelek, aku harus fokus satu aja yaitu akademik. Menurutku itu salah. Justru kesibukan  menuntut saya untuk selalu bisa membagi waktu dengan baik. Aku kan jadi produktif.

Amanah yang sekarang ada saya ;

1.       Majalah Ganesha ITB

Ini adalah unit yang krisis. Jumlah SDM tidak cukup karena cuman beberapa. Zetra SBM 09 membawa angin segar dan keoptimisan untuk menjadikan MG sebagai unit media berbasis kajian terdepan di ITB. Oleh karenya hal-hal berikut harus dilaksanakan ;
·         Majalah semesteran MG mencakup kegiatan unit-unit di Sunken yang kritis dan solutif
·         Buletin per dua minggu terbit secara kritis dan menarik massa kampus
·         Memiliki anggota yang loyal dan solid yang seirama dalam visi dan misi
·         MG menginisiasi majalah “suara Sunken” di semester genap
·         MG mengenal dan dikenal oleh semua unit di Sunken dan ITB
·         Kajian strategis per minggu dengan nara sumber yang mumpuni dalam suasana yang ramai sehingga membuat peserta ketagihan mengikuti kajian
·         MG berteman akrab dengan rumpun kajian lain di ITB

2.       BPA ITB

BPA cenderung dianggap angin lalu aja oleh massa himpunan karena otoritasnya kurang jelas dan tidak sama ngetrend-nya dengan BP. Saya tidak terlalu peduli dengan asumsi kebanyakan massa himpunan, namun saya akan membuat hal yang beda, apa saja ?
·         BPA mengenal anggota yang diwakili suaranya. Aku harus mengenal dan berani komunikasi aktif dengan seluruh HIMATIKA 2010
·         BPA akan menerbitkan bulletin sebagai hasil dari audiensi dengan BP atau sejenisnya
·         BPA solid satu visi dan misi
·         BPA dekat dengan massa himpunan. Aku harus membagi waktu untuk sering-sering mampir ke himpunan meskipun hanya duduk dan baca Koran.
·         BPA akan meluluskan kabinet Abu Rizal di evaluasi akhir periode.

3.       Staff Kesekretariatan Majelis Taklim Salman ITB

Ini tidak bisa dianggap kecil. Ketidakharmonisan anggota dan pengurus MaTa’ bisa tercipta karena divisi ini tidak berjalan dengan baik. Oleh karenanya aku harus ;
·         Menjalankan fungsi staff dengan baik
·         Mampu berkomunikasi aktif dan dekat dengan pengurus terutama ikhwan
·         Membuat gebrakan di program-program yang akan dilaksanakan
·         Tetap bisa kumpul rutin dengan anggota kesekretariatan lainnya.

4.       Ketua Asrama (kalo jadi)

Ini adalah tantangan selanjutnya. Melihat dari periode sebelumnya, menjadi ketua asrama memikul tanggung jawab yang luar biasa besar. Tidak hanya untuk asrama, tetapi juga untuk PPSDMS pada umumnya. Menjadi ketua asrama para pemimpin mudah tidaklah muda. Ia harus mampu menyeimbangkan hati dan rohaninya untuk menghadapi beranekaragam keprihatinan, marahan dan lainnya. Namun, saya yakin dengan lulus empat bulan masa periode, akan terwujudlan pribadi pemimpin yang tangguh.

5.       Prestasi Akademik yang unbelieveble

Melihat nilaiku semester lalu yang cukup kelam, tak ada kata lain selain BANGKIT.  IPK-ku harus naik menjadi 3.00. Oleh karenanya semester ini aku harus mencapai IP limit mendekati 4.00. Tak ada istilah santai-santai. Yakinkan Orang tua dan teman terdekat kamu akan merasa bangga dan PD memiliki kamu.

6.       Prestasi di Luar kelas

Tak ada istilah putus asa. Aku harus selalu dan selalu menuju pribadi yang bersemangat untuk berprestasi. Oleh karenanya aku harus :
·         Menulis di media tiada henti
·         Mengikuti lomba essay/ menulis lainnya
·         Mengikuti conference atau sejenisnya di luar negeri
·         Lolos paper dan presentasi
·         Berpartisipasi dalam lomba di bidang matematika

“Semoga bulan Ramadhan ini menjadi inspirasi saya untuk berkarya dan berbuat jauh lebih baik, Merdeka !!!”



0 komentar: